klik la sini sama...

terima kasih sudi follow

terima kasih sudi follow

Monday, June 15, 2009

Puisi

Bila Si Suami hantar puisi halus kpd isteri utk kahwin lagi...!!!
Isteriku,
jika engkau bumi, akulah matahari.
Aku akan menyinari mu
kerana engkau mengharapkan sinaran dari ku..
Ingatlah bahtera yg kita kayuh,
begitu penuh riak gelombang.
Aku pasti akan tetap menyinari bumi,
hingga kadang-kadang bumi terasa akan silauan ku.
Lantas aku ingat satu hal bahawa
Tuhan mencipta bukan hanya bumi,
malah ada planet lain yang juga mengharapkan sinaranku.
Lalu......
Relakanlah aku menyinari planet lain,
menyampaikan faedah adanya aku,
kerana sudah takdir Illahi
sinaranku diperlukan diplanet lain...

*** Balasan Puisi sang isteri***

Suamiku,
andai kau memang mentari,
sang surya yang memberi cahaya,
aku merelakan engkau berikan sinaranmu
kepada segala planet yang telah TUHAN ciptakan
kerana mereka juga seperti aku
perlukan cahayamu dan....
akupun juga tidak akan merasa kekurangan dengan sinaran mu...
AKAN TETAPIIIIIIII.
Bila kau hanya sejengkal lilin
yang berkekuatan 5 watt sahaja,
jangan lah bermimpi untuk menyinari planet lain!!!
Kerana bilik tidur kita yang kecil pun
belum sanggup kau terangi.
Lihatlah diri mu pada cermin kaca di sudut kamar kita,
di tengah remang-remang pancaran cahaya mu yang telah aku mengerti...
Cuba lihat siapa dirimu...
MATAHARI atau lilin ?
atau jangan-jangan cuma mancis saja!!!!!
please lah....!!! jangan la nak berangan!!

Al-Kisah Buat Renungan

Sholat Subuh di Masjid

Seorang pria bangun pagi2 buta utk sholat subuh di Masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid . Ditengah jalan menuju masjid, pria tsb jatuh dan pakaiannya kotor. Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali kerumah. Di rumah, dia berganti baju, berwudhu, dan, LAGI, berjalan menuju masjid .

Dlm perjalanan kembali ke masjid , dia jatuh lagi di tempat yg sama! Dia, sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali kerumah. Dirumah, dia, sekali lagi, berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju masjid .

Di tengah jalan menuju masjid , dia bertemu seorang pria yg memegang lampu. Dia menanyakan identiti pria tsb, dan pria itu menjawab "Saya melihat anda jatuh 2 kali di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda.'

Pria pertama mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalanmenuju ke masjid. Saat sampai di masjid , pria pertama bertanya kepada pria yang membawa lampu untuk masuk dan sholat subuh bersamanya. Pria kedua menolak. Pria pertama mengajak lagi hingga berkali2 dan, lagi, jawapannya sama. Pria pertama bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan sholat.

Pria kedua menjawab
"Aku adalah Setan"
Pria itu terkejut dgn jawapan pria kedua. Setan kemudian menjelaskan, "Saya melihat kamu berjalan ke masjid , dan sayalah yg membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah, membersihkan badan dan kembali ke masjid , Allah memaafkan semua dosa-dosamu.

Saya membuatmu jatuh kedua kalinya, dan bahkan itupun tidak membuatmu merubah pikiran untuk tinggal dirumah saja. Kamu tetap memutuskan kembali masjid. Karena hal itu, Allah memaafkan dosa2 seluruh anggota keluargamu. Saya KHUATIR jika saya membuat mu jatuh utk ketiga kalinya, jangan-jangan Allah akan memaafkan dosa2 seluruh penduduk desamu. Jadi saya harus memastikan bahawa anda sampai di masjid dengan selamat."

Jadi, jangan pernah biarkan Setan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya. Jangan melepaskan sebuat niat baik yang hendak kamu lakukan kerana kamu tidak pernah tau ganjaran yang akan kamu dapatkan dari segala kesulitan yang kamu temui dalam usahamu untuk melaksanakan niat baik tersebut.